Surrender

Mungkin hampir semua yang membaca posting ini pernah mengalami : ada teman/ keluarga yang sakit karena bekerja terlalu berat, lalu ada yang berkomentar, “Stress kali loe…”. And it’s true. Kesehatan fisik dan emosi kita mempunyai hubungan & keterkaitan yang sangat kuat, namun seberapa jauh kita memahaminya?

Tahun 2015 merupakan tahun yang sangat berkesan untuk saya : banyak teman baru, hal-hal baru yang dipelajari, pengalaman baru dsb dsb. Tapi juga ada 1 hal yang saya sadari : saya jadi sering sekali pilek dan hidung mampet tak kenal waktu, walaupun badan segar bugar dan tidak sedang musim flu.

Seumur hidup, saya bukanlah orang yang gampang sakit. Banyak virus bertebaran, I could be the last (wo)man standing. Dan karena saya happy go lucky kind of girl, stress pun mungkin tidak terlalu terasa.

Penyebab melemahnya daya tahan tubuh ketika itu : Pertama, memang kecapaian secara fisik. Ketika kita lelah, badan kita juga menjadi stress. Ditambah stress pikiran tentang pekerjaan yang walaupun sangat menyenangkan, ada saja emotional rollercoasternya. I used almost all oils I have dan juga makan banyak supplemen, tapi selain badan tetap segar, ngga banyak perubahan di hidung.

Sampai akhirnya saya bertemu Deny Sentosa dan minta Zyto scan. Sebelum mulai scan, Deny berkomentar, “Pasti ntar yang keluar emotional oil semua…” Dan TADAAAA…. hasil scan menyarankan saya untuk menggunakan JuvaFlex, Surrender, Inner Child dan Hope ( honestly, waktu scan juga masih mikir, aneh-aneh ya oilnya, hahahahaha….dan terpikir untuk ngga pake… Oops!)

Mulailah saya oles-oles JuvaFlex di liver sehari beberapa kali, dan langsung bisa terasa bedanya, produksi ingus mulai berkurang. Hari ke-2 baru mulai pakai Surrender, oles di dada dan kop di hidung mulut. Dalam waktu kurang dari 4 hari, all cleared. Karena saya suka wangi Surrender, I keep on using it hampir setiap hari. And I can feel that something is changing inside of me. Walaupun terlihat baik hati, sabar dan tidak sombong (hahaha…) saya sadar sekali kalo saya suka ngedumel (dalam hati), sedikit OCD dan workaholic. 

Ketika  menggunakan Surrender, I am much more relax (sampe lupa cek handphone yang biasanya menyatu dengan tangan) dan lebih pemaaf (terhadap diri sendiri dan orang lain) dan lebih sabar/ pengertian. It feels wonderful!

Surrender secara harafiah berarti menyerah , but I realized now apa yang kita serahkan adalah emosi-emosi negatif, yang bermanifestasi dan membebani kita secara fisik. Emosi-emosi negatif menghalangi kita untuk membuka diri terhadap kemungkinan- kemungkinan & perubahan yang lebih baik.

Misalnya :
– Perfeksionis yang berlebihan
– Keras kepala
– Tertutup & takut terhadap perubahan
– Merasa diri tidak mampu / pasrah
– Perasaan bersalah, dsb

So now, Surrender sudah disahkan sebagai part of my daily routine, dan oil favorit untuk digunakan bersama adalah Transformation. I will share about Transformation in another post.What negative feelings/ emotions you want to Surrender in your life?

Jika kamu suka artikel ini dan ingin berkomunikasi langsung dengan saya, silakan email yah!  Ingin bergabung sebagai anggota? Klik disini & saya akan membantu perkenalanmu dengan Young Living dengan dukungan penuh dari komunitas ONE DROP.

Norce Putri

Advocate for Essential Oils for Emotional & Physical Wellness, AromaLift Therapist, Young Living Platinum Leader, co Founder of Young Living Indonesia Users Community

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *