SEED to SEAL with Nicolas Landel

SEED to SEAL

Saya pertama kali mendengar tentang Nicolas Landel and his amazing sharing about Seed to Seal tahun lalu dari One Drop founders Kai Tan & Sheena Ling, ketika beliau berkunjung ke Taiwan dan berbicara tentang topik yang sama. Kalau kamu masih punya keragu-raguan mengapa harus menggunakan Young Living, what makes Young Living special, this is for you.

Sebagai manager perkebunan Young Living di Perancis (Simiane La Rotonde), Nicolas Landel bertanggung jawab mengawasi pelaksanaan  3 dari 5 proses Seed to Seal yang berlangsung disana,   yaitu : seed (bibit), cultivation (penanaman) dan distillation (penyulingan).

Lebih dari 20 tahun yang lalu, ayah Nicolas Landel –Jean-Noel Landel– merupakan orang yang pertama kali mengundang dan menghubungkan Gary Young ke beberapa ahli essential oil di Perancis. Mereka adalah Marcel Espieu, pemimpin Lavender Growers Association di Perancis, Henri Viaud (dianggap sebagai Father of Distillation pada masa itu) dan Dr. Casabianca ( pionir dalam riset tentang essential oil yang membantu Gary Young sampai sekarang.
Jean-Noel memiliki peran sangat penting dalam membantu Gary Young merealisasikan visinya memiliki perkebunan sendiri dimana beliau dapat menghasilkan essential oil yang benar-benar berkualitas.

Tumbuh besar diantara hubungan keluarganya dengan Gary Young, Nicolas mengerti dengan sangat baik mengapa Young Living dipasarkan dengan model network-marketing. Gary tidak pernah melihat produknya dipasarkan oleh penjual,  melainkan oleh seseorang yang memiliki pengalaman pribadi dengan penggunaan essential oil.

Gary Young & Jean-Noel Landel
Gary Young & Jean-Noel Landel

Secara singkat, berikut adalah beberapa poin yang saya catat dari 3 jam pertemuan hari ini.  Saya batasi sampai bagian Lavender saja karena sangat padat 🙂

CHEMOTYPE

Satu jenis tanaman yang sama dapat menghasilkan 2 essential oil dengan chemotype (kandungan komponen) yang berbeda. Faktor yang berperan diantaranya :  jenis tanah, ketinggiannya, dan iklim.

Waktu panen untuk mendapatkan essential oil terbaik & terbanyak dari sebuah tanaman adalah saat tanaman tersebut sedang dalam mode “mempertahankan diri”.  As you might already know, essential oil pada tanaman merupakan alat pertahanan tubuh mereka terhadap penyakit, serangan hama, perubahan cuaca, stress dsb.
Untuk Lavender, waktunya adalah saat musim panas (Juni-Agustus).  Setelah dipanen, Lavender dikeringkan selama 2 hari sebelom disuling untuk memaksimalkan kuantitas essential oilnya. Pohon-pohonan seperti Balsam Fir, Idaho Blue Spruce & Red Cedar terbaik dipanen dan disuling saat musim dingin.

Di Perancis, Young Living bekerja sama dengan 40 partner petani lokal yang telah memiliki pengalaman selama lebih dari 100tahun. Para petani ini dibantu & dibimbing agar dapat menghasilkan tanaman dengan kualitas terbaik sesuai dengan standar Young Living dan semua hasilnya dibeli oleh Young Living dengan harga yang sangat sesuai. So the farmers are VERY HAPPY to work with YL =)

True (population) Lavender
True (population) Lavender

Young Living hanya menanam dan mengambil essential oil dari population lavender dan tidak menerima tanaman dari hasil cloning/stem (clonal lavender) walaupun cara tersebut masih masuk kategori alami, bukan buatan laboratorium atau GMO.Clonal lavender didapatkan dengan menanam ulang batang tanaman yang telah dipilih dari kualitas terbaik dan seluruh tanamannya akan memiliki warna, ukuran dan ketahanan yang sama.  Walaupun clonal Lavender sangat populer karena dapat menghasilkan hingga 6x lipat essential oil dibandingkan population lavender, Gary Young berpendapat bahwa population Lavender menghasilkan essential oil yang lebih baik karena keragaman kandungannya.

Clonal Lavender
Clonal Lavender

Di seluruh dunia, hanya negara Perancis & Young Living yang masih membudidayakan population lavender. Di Perancis sendiri, 80% dari seluruh population lavendernya dimiliki oleh Young Living.JENIS- JENIS LAVENDER:
1. Spike lavender (lavandula latifolia), tumbuh di ketinggian 0-800m, mempunyai kandungan camphor yang tinggi (10-13%)
2. True lavender (lavandula angustifolia),  tumbuh di dataran yang lebih tinggi dan kandungan camphornya hanya berkisar 0.3-0.6%
3. Lavandin (lavandula hybrida), merupakan hasil persilangan spike & true lavender. Tidak mempunyai bibit (steril), mengandung camphor dalam kadar tinggi & menghasilkan sangat banyak essential oil (high yield). Lavandin sering dipasarkan sebagai true lavender untuk industri parfum.

Lavandin yang dibudidayakan dan disuling dengan baik dapat memiliki manfaat terapeutik, but please be reminded Lavandin tidak untuk digunakan dengan cara penggunaan true lavender. Jadi hati-hati yah saat membeli essential oil, jika ingin digunakan untuk tujuan kesehatan, make sure you REALLY KNOW dari mana asalnya dan apakah yang didapatkan benar-benar essential oil yang dimaksud.

Perbedaan fisik Spike Lavender, True Lavender & Lavandin
Perbedaan fisik Spike Lavender, True Lavender & Lavandin

HARVEST 
Kandungan utama di dalam lavender essential oil adalah linalool dan linalol acetate. Tanaman Lavender yang masih muda &  belum siap panen mengandung lebih banyak Linalol acetate dibandingkan linalool. Untuk hasil yang terbaik, Lavender dipanen saat kedua komponen tersebut berada dalam jumlah yang seimbang.

Ada beberapa cara untuk melihat kapan tanaman lavender siap dipanen :
1.Kuntum bunga mulai terbuka
2.Mengecek kadar gula tanaman menggunakan brixmeter.
Setiap petani partner memiliki caranya masing-masing dan Young Living tidak mengubahnya.

Jika kamu pernah menerima essential oil dari Young Living dengan aroma yang sedikit berbeda, jangan khawatir. Please note bahwa essential oil yang berasal dari tanaman alami TIDAK AKAN PERNAH mempunyai aroma yang sama persis. Nature has it own variation!

CHALLENGE
Tantangan yang dihadapi para petani lavender di Perancis setiap tahun adalah serangan STOLBUR DISEASE yang dibawa oleh sejenis hama yang dikenal sebagai la cicadelle. Setiap tahun, hama ini  berkembang biak dan menyerang di sekitar masa panen, yaitu bulan Juni-Agustus.

Secara alami, hal ini dapat diatasi dengan melakukan crop rotation (merotasi jenis tanaman). Selain baik untuk menjaga keseimbangan nutrisi tanah yang ditanami, cara ini juga dapat memutus siklus hidup hama. Jaman sekarang, untuk alasan praktis dan ekonomis, para petani lebih banyak memilih menanam clonal lavender karena lebih kuat terhadap serangan penyakit ini. Tanaman yang sangat sesuai sebagai rotation crop untuk Lavender adalah gandum Einkorn. Einkorn berasal dari bahasa Jerman yang berarti single grain, merupakan sejenis gandum kuno yang tidak pernah melalui proses hibrida dan secara alami sangat rendah kandungan glutennya. Einkorn tidak memerlukan campur tangan manusia dalam proses pembudidayaannya. Sangat mudah tumbuh, tidak memerlukan pupuk/ penyubur,  it just need sun, rain and love (menurut Monsieur Landel yah…).

Selain crop rotation, Young Living juga menggunakan beberapa cara lain :
1. Menggunakan larutan white clay dan air yang disemprotkan ke tanaman lavender sebagai pelindung sehingga tidak dikenali oleh hama tersebut.
2.Memulai praktek irigasi, yang TIDAK PERNAH dilakukan di Perancis sebelumnya. Hama cicadelle berkembang dengan baik pada kondisi kering, but they don’t like irrigated land.

Ketika Gary Young pertama kali berkunjung ke Perancis untuk belajar tentang essential oil & kultivasinya, beliau membawa pulang sejumlah bibit lavender ke Amerika yang kemudian dikembangkan di perkebunan St. Maries. Walaupun ditertawakan orang, Lavender tersebut tenyata berhasil tumbuh dan berkembang dengan sangat baik. Ketika tanaman lavender di Perancis hampir semuanya mati terserang hama, Gary Young mencoba membawa kembali bibit dari St. Maries ke Perancis dan menanamnya disana.
Singkat cerita, lavender tersebut berkembang dengan sangat baik, bahkan berbunga 1(satu) bulan lebih cepat dari musim yang seharusnya. Bibit ini menjadi penyelamat pertanian Lavender di Perancis.
Di masa sekarang, lavender di perkebunan Young Living di Perancis masih berbunga 1 bulan lebih cepat dibandingkan lavender lainnya. Waktu panen yang lebih cepat ini menjadi salah satu alasan tambahan terlindungnya tanaman Lavender Young Living dari hama cicadelle.

DISTILATION
1. Kualitas air yang digunakan saat penyulingan mempengaruhi kualitas essential oil yang dihasilkan. Di Perancis, air yang digunakan adalah spring water ( langsung dari mata air)
2. Sebagian besar essential oil memiliki titik didih sekitar 200C
3. Pada sebagian besar tanaman, essential oil terbanyak didapatkan  pada 45menit pertama penyulingan.
Kebanyakan penyuling akan berhenti disini untuk menghemat biaya. Essential oil yang didapatkan dapat mengandung sedikit atau tidak ada komponen terapeutik sama sekali. Untuk mendapatkan essential oil dengan komponen terapeutik yang lengkap dan utuh, dibutuhkan waktu penyulingan berjam-jam dengan suhu rendah.

Beberapa jalan pintas yang umum dipraktekkan, namun tidak dilakukan oleh YL adalah dengan menaikkan tekanan cooker, yang dapat merusak keutuhan komponen. Untuk mempercepat proses penyulingan, yang dilakukan Young Living adalah menggunakan pipa & peralatan yang lebih besar tanpa mempengaruhi tekanan.

From the whole presentation, the part that touched me the most was why and how Gary choose to grow population Lavender over clonal Lavender. He really wants his plants and oils as natural as nature intend it to be. He took the road less travelled. It’s not popular, definetely not easy, but hey…No one has ever changed the world by doing what the world has told them to do, right?

Jika kamu suka artikel ini dan ingin berkomunikasi langsung dengan saya, silakan email yah!  Ingin bergabung sebagai anggota? Klik disini & saya akan membantu perkenalanmu dengan Young Living dengan dukungan penuh dari komunitas ONE DROP.

Norce Putri

Advocate for Essential Oils for Emotional & Physical Wellness, AromaLift Therapist, Young Living Platinum Leader, co Founder of Young Living Indonesia Users Community

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *